Informasi Aceh

Lagi trending

booming

Ad Placement

opini

Lagi trending

Senin, 26 Februari 2024

Tokoh Papua Apresiasi Konsep Pembangunan Pemerintah

Oleh : Viktor Awoitauw )*

Tokoh Papua menilai bahwa strategi yang selama ini telah dilakukan oleh Pemerintah dalam membangun Bumi Cenderawasih sudah sangat baik. Karena kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintahan era Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus sesuai dengan bagaimana situasi dan kondisi yang saat ini memang sedang terjadi di Tanah Papua.

Aktivis sekaligus Tokoh Muda Papua, Charles Kossay mengatakan bahwa karena baiknya strategi yang dilakukan oleh Pemerintah RI dalam membangun Bumi Cenderawasih, maka menjadikan para pemuda di Provinsi paling Timur Tanah Air itu kini dalam melihat pembangunan nasional dengan penuh akan jiwa nasionalisme dan kecintaan mereka terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bukan hanya itu, namun karena menilai bagaimana keberpihakan pemerintah sangat besar di Tanah Papua, juga menjadikan banyak diantara pemuda Papua sangat bersemangat untuk menyumbangkan kontribusi dan peranan aktif mereka dalam pembangunan nasional tersebut sehingga mereka semua lebih berkontribusi untuk membangun peradaban demokrasi di Indonesia.

Melihat seperti apa kenyataan yang saat ini terjadi, yakni bahwa memang banyak diantara pemuda Papua menjadi semakin aktif dalam terlibat untuk pembangunan nasional, hal tersebut juga mereka yakini sebagai bentuk tanggung jawab kepada negara karena bangsa ini telah memberikan kekhususan terhadap Bumi Cenderawasih.

Tentunya bagaimana keterlibatan aktif para pemuda Papua dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) itu, termasuk untuk mendukung penuh pembangunan nasional yang digencarkan oleh pemerintah selama ini, maka rasa memiliki dan juga tanggung jawab terhadap marwah negara akan tetap ada pada mereka sekaligus mereka akan terus menjunjung tinggi hal tersebut.

Dengan sangat tegas, Charles Kossay sendiri mengaku bahwa dirinya ikut memberikan kontribusi pemikiran maupun tindakan dengan mendukung penuh adanya perpanjangan Otonomi Khusus (Otsus) Nomor 21 Tahun 2021 dan juga memberikan dukungan pada upaya pemekaran wilayah melalui keberlakuan Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua oleh Pemerintah RI.

Tokoh pemuda sekaligus aktivis itu menilai bahwa pada masa pemerintahan Presiden RI, Joko Widodo saat ini sejak periode pertamanya, termasuk juga pada periode kedua sekarang ini, memang secara keseluruhan strategi pembangunan yang diambil sudah sangat baik.

Tidak tanggung-tanggung, bahkan sejak pertama dilantik, Kepala Negara langsung datang berkunjung ke Papua pada tanggal 27 Desember 2014 silam demi bisa mendengarkan secara langsung bagaimana keluhan dan harapan yang dimiliki oleh seluruh masyarakat Orang Asli Papua (OAP) di sana.

Kemudian selanjutnya, dari apa yang didengarkan secara langsung dari rakyat tersebut, Presiden Jokowi membuat suatu kesimpulan dalam beberapa pengambilan keputusan. Sebagai contoh, pada tanggal 9 Mei 2015, Presiden RI ketujuh itu memberikan grasi kepada Tahanan Politik (Tapol) Papua.

Lebih lanjut, strategi lain dari Presiden Jokowi untuk terus membangun Papua adalah dengan membuat Keputusan Presiden (Kepres) Tahun 2017, ada pula Kepres No 20 Tahun 2020, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 24 Tahun 2023 tentang Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua Tahun 2022-2041. Perpanjangan Otonomi Khusus (Otsus) juga diberikan, termasuk dengan adanya penambahan anggaran dan lain sebagainya.

Senada, Tokoh Muda Papua lainnya, yakni Ketua Melanesian Yputh Diplomacy Forum, Steve Mara melihat bahwa pembangunan di wilayah Papua saat ini memang sudah sangat masif. Bahkan menurutnya pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintahan di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo telah melakukan banyak pembangunan, baik itu dari segi pembangunan infrastruktur hingga adanya pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Menilik dari segi pembangunan infrastruktur sendiri misalnya, adanya pembangunan jembatan hingga adanya pembangunan TransPapua telah menunjukkan bagaimana Pemerintah RI memang sangat serius dalam upaya percepatan pembangunan di Bumi Cenderawasih dan juga menunjukkan bahwa pembangunan Indonesia saat ini sudah tidak lagi berkiblat pada konsep Jawasentris, melainkan berganti pada konsep Indonesiasentris.

Adanya komitmen sangat kuat yang telah diberikan oleh Pemerintah saat ini untuk terus membangun Papua menunjukkan bahwa memang kini pemerintah terus melakukan yang terbaik untuk membangun bangsa ini, sehingga memang patut untuk terus dijaga bersama agar adanya akselerasi pembangunan itu juga mampu berdampak pada peningkatan kualitas SDM dan pertumbuhan ekonomi di Bumi Cenderawasih.

Oleh sebab itu, dengan bagaimana kehadiran negara dan keseriusan Pemerintah RI itu, menandakan bahwa Papua memang sudah menjadi bagian integral dari NKRI dan sifatnya sudah final tidak bisa diganggu gugat lagi. Sehingga penting bagi seluruh pemuda Papua hingga kepada seluruh masyarakat di Indonesia untuk bersama menjaga bangsa ini dari Sabang sampai Merauke.

Seluruh strategi yang diterapkan oleh Pemerintah RI untuk membangun Bumi Cenderawasih selama ini memang sudah sangat baik, maka dari itu, para Tokoh Papua mengajak kepada seluruh pemuda dan masyarakat OAP untuk bersama-sama menjaga adanya percepatan pembangunan tersebut, bagi kebaikan NKRI.

)* Mahasiswa Papua tinggal di Bandung

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tetap Kuat di 2024

Oleh Diandra Alwi )*

Terdapat kabar baik bagi perekonomian Indonesia yang kini tengah bersiap untuk mengalami pertumbuhan yang signifikan. Bank Indonesia (BI) telah mengumumkan prediksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan meningkat dalam kisaran 4,7 persen hingga 5,5 persen. Prediksi ini menandakan adanya optimisme terhadap momentum positif yang dapat membawa dampak besar bagi perekonomian negara ini.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengungkapkan pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi diperkirakan meningkat dalam kisaran 4,7 persen hingga 5,5 persen. Proyeksi tersebut dinilai bisa tercapai karena didukung oleh permintaan domestik utamanya berlanjutnya pertumbuhan konsumsi, termasuk dampak positif penyelenggaraan Pemilu. Erwin juga mengatakan pertumbuhan ekonomi tahun ini bakal didorong oleh peningkatan investasi khususnya bangunan sejalan dengan berlanjutnya pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN).

Beberapa faktor utama yang didorong oleh BI dalam memperkirakan pertumbuhan ekonomi yang meningkat adalah Pemilihan Umum (Pemilu) dan peningkatan investasi terkait proyek ambisius Ibu Kota Nusantara (IKN). Pertama-tama, Pemilu merupakan momen penting yang selalu memicu aktivitas ekonomi yang lebih tinggi. Proses demokrasi ini tidak hanya mendorong konsumsi melalui pengeluaran kampanye, tetapi juga menciptakan iklim investasi yang lebih stabil karena memperkuat keyakinan investor terhadap masa depan negara.

Selain itu, peningkatan investasi yang diantisipasi terkait proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) juga dianggap sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Langkah ambisius pemerintah untuk memindahkan ibu kota negara ke wilayah timur pulau Jawa membawa potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja baru, membangun infrastruktur, dan merangsang sektor-sektor terkait lainnya. Dengan meningkatnya investasi dalam proyek ini, akan terjadi efek berganda yang berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Sementara itu di sisi lain, kinerja ekspor diperkirakan belum kuat sebagai dampak ekonomi global yang juga belum menguat dan harga beberapa komoditas yang mengalami penurunan. Tetapi Erwin menyebut Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal pemerintah dengan stimulus makroprudensial BI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya dari sisi permintaan domestik. Lebih lanjut, Erwin juga menuturkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang meningkat pada kuartal IV 2023 didukung oleh hampir seluruh komponen Produk Domestik Bruto (PDB).

Tercatat, konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 4,47 persen (yoy) seiring dengan kenaikan mobilitas terutama pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru, daya beli masyarakat yang stabil, serta keyakinan konsumen yang meningkat. Lalu, konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh sebesar 18,11 persen (yoy) didorong peningkatan aktivitas persiapan Pemilu. Konsumsi pemerintah pun tumbuh sebesar 2,81 persen (yoy) didorong oleh belanja barang dan belanja pegawai. Investasi ikut tumbuh sebesar 5,02 persen (yoy) terutama ditopang oleh investasi bangunan seiring berlanjutnya pembangunan infrastruktur dan meningkatnya aktivitas penanaman modal.

Sedangkan ekspor tumbuh sebesar 1,64 persen (yoy). Hal ini ditopang oleh permintaan mitra dagang utama yang tetap tumbuh positif di tengah penurunan harga komoditas ekspor unggulan, serta membaiknya ekspor jasa seiring dengan peningkatan jumlah wisatawan mancanegara. Erwin mengatakan pertumbuhan ekonomi yang meningkat juga tercermin dari sisi Lapangan Usaha (LU) dan spasial. Secara LU, seluruh LU pada kuartal IV 2023 menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan yang tinggi. Secara spesifik hal itu tercatat pada sektor terkait mobilitas terutama transportasi dan pergudangan, penyediaan akomodasi dan makan minum, serta perdagangan besar dan eceran. LU industri pengolahan sebagai kontributor utama pertumbuhan juga tumbuh baik seiring kuatnya permintaan domestik dan global.

Namun demikian, sementara ada optimisme terhadap prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, tantangan pun tidak dapat diabaikan. Ketidakpastian global, seperti perubahan kondisi ekonomi global dan potensi ketegangan geopolitik, dapat mempengaruhi prospek ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, langkah-langkah kebijakan yang bijaksana dan responsif dari pemerintah dan otoritas ekonomi, termasuk BI, sangat penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang positif.

Menteri Keuangan Republik Indonesia (RI), Sri Mulyani Indrawati menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap solid di tengah perlambatan global. Sri Mulyani mengatakan capaian ini merupakan suatu cerita positif dari perekonomian Indonesia di tahun 2023, tahun yang sejak awal diprediksi oleh banyak lembaga internasional sebagai tahun yang penuh tantangan dan turbulensi.

Dalam rangka mengoptimalkan potensi pertumbuhan ekonomi, penting bagi Indonesia untuk terus menggalakkan reformasi struktural, meningkatkan daya saing, dan mengurangi hambatan-hambatan yang menghambat pertumbuhan bisnis. Selain itu, investasi dalam sumber daya manusia dan inovasi juga perlu ditingkatkan untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi juga berkelanjutan dan inklusif.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan oleh Bank Indonesia menciptakan landasan yang kuat untuk optimisme. Namun, menjaga momentum ini akan membutuhkan kerja keras dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan, baik dari sektor publik maupun swasta. Dengan demikian, melalui kerjasama dan langkah-langkah kebijakan yang tepat, Indonesia memiliki potensi besar untuk meraih pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan dalam beberapa tahun mendatang.

)* Penulis merupakan pemerhati ekonomi di Jakarta

Pemuda Harus Waspada dan Cerdas Mencegah Penyebaran Radikalisme di Dunia Maya

Oleh: Jefry Ahmad )*

Radikalisme berpotensi terus menyebar melalui berbagai cara untuk menyasar masyarakat khususnya kalangan muda. Kelompok radikal memanfaatkan platform digital untuk menyebarkan pahamnya terhadap Generasi Z (Gen Z) yang saat ini tengah memanfaatkan media online dalam kesehariannya.

Medsos tidak hanya menjadi wadah dalam menjalin komunikasi, berinteraksi dan berekspresi dengan orang, tetapi juga berpotensi menjadi media penyebaran paham radikalisme maupun ujaran kebencian. Media sosial bagaikan dua sisi mata uang bagi kehidupan masyarakat. Di satu sisi, media sosial memberikan banyak manfaat, seperti memperluas wawasan, meningkatkan kreativitas, dan mempererat silaturahmi. Di sisi lain, media sosial juga bisa menimbulkan kemudaratan, seperti menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, dan radikalisme. Paham ini juga memperjuangkan cita-citanya untuk mengganti ideologi Pancasila dengan sistem khilafah.

Dekan FISIP UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr Muji Mulia mengatakan pola gerakan dan pengaruh terorisme saat ini telah merambah ke generasi muda dengan memanfaatkan media sosial dan permainan game online. Kelompok radikal juga mulai memanfaatkan permainan online dan berkomunikasi dengan generasi muda untuk mempengaruhi pola pikirnya.

Secara umum, kelompok terorisme menggunakan beberapa dalih untuk mempengaruhi pola pikir individu atau kelompok masyarakat agar terpengaruh dengan ideologi kelompok mereka. Beberapa dalih yang biasanya digunakan, seperti, mengajarkan sikap anti Pancasila. Dalam hal ini, mereka bergabung dalam kelompok pro ideologi transnasional. Biasanya mereka membanding-bandingkan ideologi Pancasila dengan agama. Misalnya, mempertanyakan mana lebih bagus antara Pancasila dengan Al-Qur’an. Ini merupakan pertanyaan yang tidak relevan dan tidak tepat dalam konteks bernegara seperti di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menghargai toleransi beragama.

Kedua, mengajarkan paham takfiri. Biasanya kelompok radikal memotong-motong ayat Al-Qur’an dan menafsirkannya sesuai dengan kepentingannya. Padahal seharusnya dalam menafsirkan ayat Al-Qur’an itu terlebih dahulu memahami asbabun nuzulnya dan kontekstual.

Ketiga, para kelompok radikalisme dan terorisme ini juga mengajarkan sikap eksklusif terhadap lingkungan dan anti perubahan. Selanjutnya, keempat, mengajarkan intoleransi terhadap keragaman dan popularitas.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Komjen Pol Mohammed Rycko Amelza Dahniel mengatakan seluruh elemen masyarakat diminta agar komitmen mengawasi media sosial supaya tidak dijadikan sebagai lahan penyebaran konten-konten radikal oleh oknum-oknum yang menginginkan perpecahan. Orang tua agar mengawasi anaknya bermain media sosial agar tidak dijadikan sebagai lahan penyebaran konten-konten radikal oleh oknum-oknum yang menginginkan perpecahan. Pihaknya juga meminta agar semua pihak memahami segala bentuk resiko dari radikalisme agar tidak mudah dimanfaatkan dan di brainwash oleh kaum intoleran untuk memengaruhi dna memecah belah bangsa.

Dalam penyebarannya, kelompok intoleran saat ini memfokuskan sasaran ke 3 kelompok rentan seperti perempuan, anak anak, dan remaja. Proses radikalisasi dilakukan secara sistematis, masif dan terencana dengan memanfaatkan jubah keagamaan dan memanipulasi simbol-simbol dan atribut agama.

Perempuan berperan penting dalam pembinaan keluarga, sementara anak dan remaja merupakan generasi penerus penggerak pembangunan bangsa dan negara, termasuk pembangunan ekonomi. Karenanya, tidak dapat dibayangkan jika ketiga kelompok rentan tersebut dalam jumlah besar terpapar paham radikal terorisme bahkan sampai melakukan tindakan pidana terorisme.

Pola yang sering dipakai oleh kaum intoleran adalah dengan menggunakan politik identitas, memproduksi konten hoaks, menebarkan kebencian, hingga politisasi agama. Kaum radikal tidak segan-segan untuk melakukan propagandanya di media sosial dan mempolitisasi hari-hari besar agama untuk menyerang Pemerintah. Semua itu digunakan sebagai bahan bakar untuk meraih dukungan elektoral.

Kanit Subdit Kontra Radikal Densus 88 Antiteror Mabes Polri, AKBP Moh Dofir mengatakan aparat keamanan terus memberikan imbauan atau sosialisasi kepada seluruh masyarakat tentang bagaimana berbahayanya paham radikalisme, terorisme dan intoleransi itu dan diharapkan pula kepada seluruh masyarakat untuk tidak sampai terjerumus dan terpengaruh oleh adanya paham berbahaya tersebut.

Untuk penyebaran paham radikalisme sendiri, kelompok ini juga sangat memahami akan perkembangan jaman. Maka dari itu kini mereka bertransformasi untuk menyebarluaskan ajaran mereka melalui berbagai macam platform dunia digital termasuk media sosial.

Selanjutnya, penting bahwa memperkuat kolaborasi antar pihak untuk menangkal terorisme secara berjamaah. Pemerintah bersama masyarakat perlu mengedepankan langkah-langkah kontra radikalisme dan deradikalisasi untuk mengembalikan kaum yang sudah terpapar radikalisme. Dengan begitu, upaya penangkalan radikalisme dan terorisme bisa dilakukan secara bersama-sama.

Maka dari itu, masyarakat Indonesia khususnya para generasi milenial maupun Gen Z harus bisa mengambil peran dalam menjaga ruang digital yang aman dengan menyebarkan konten-konten yang positif. Generasi muda juga diharapkan untuk mewaspadai penyebaran konten radikalisme, terorisme, serta tidak mudah termakan hoaks dan propaganda yang beredar di media sosial. Dengan begitu, akan timbul sinergitas dari seluruh pihak dalam rangka mencegah radikalisme dan terorisme dapat dicegah.

)* Penulis merupakan Pengamat Ekonomi Pershada Institut.

Kelancaran Pemilu 2024 Bawa Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Oleh: Nana Gunawan )*

Tahun 2024 akan diwarnai oleh tantangan global yang signifikan. Proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF) menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi global akan melambat menjadi 2,9 persen yang dipicu oleh inflasi yang tinggi dan kenaikan suku bunga. IMF masih memperkirakan inflasi global tetap tinggi pada tahun 2024 yaitu sebesar 4,1 persen serta suku bunga kebijakan global akan mencapai 5,2 persen.

Selain tantangan global, IMF memperkirakan perekonomian Indonesia justru mengalami kenaikan dan akan terus tumbuh hingga sebesar 5,0 persen pada 2024, sementara proyeksi Bank Dunia (World Bank) sedikit lebih rendah yaitu sebesar 4,9 persen. Pertumbuhan ekonomi nasional ini tentunya didukung oleh konsumsi domestik yang kuat dan belanja Pemerintah.

Peningkatan pendapatan rumah tangga didorong oleh kenaikan upah minimum dan bantuan sosial dari Pemerintah, sedangkan peningkatan kredit konsumsi didorong oleh suku bunga yang rendah dan kemudahan akses kredit. Sedangkan, belanja Pemerintah diperkirakan akan meningkat sebesar 6,62 persen pada tahun 2024. Hal ini disebabkan karena adanya Pemilu yang sangat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi serta adanya peningkatan belanja infrastruktur.

Gelaran politik terbesar di Indonesia, yaitu Pemilu tentu memiliki dampak signifikan bagi perekonomian Indonesia, karena Pemilu seringkali diikuti oleh perubahan kebijakan dan arah kebijakan baru seperti kebijakan fiscal, moneter, regulasi bisnis, hingga memengaruhi iklim investasi.

Suksesnya Pemilu 2024 di Indonesia diyakini berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap investasi akan terus meningkat setelah pelaksanaan Pemilu lantaran pencoblosan tersebut dinilai sudah berjalan lancar. Pihaknya menilai situasi politik Indonesia pasca Pemilu cenderung lebih baik dari kondisi global di mana Jokowi mengapresiasi ketahanan ekonomi Indonesia ditahun politik yang Tingkat permodalan perbankannya mencapai 27,69 persen, di atas rata-rata negara kawasan.

Presiden Jokowi juga menyoroti pertumbuhan kredit perbankan di angka 10,38 persen (yoy) dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di angka 5,05 persen. Selain itu, inflasi Indonesia cenderung terkendali di angka 2,57 persen, sedangkan Cadangan devisa Indonesia berada di angka US$145 Miliar dan neraca dagang mengalami surplus US$36 Miliar atau sekitar Rp570 Triliun.

Kemudian, Presiden Jokowi menekankan pentingnya peran perbankan dalam memajukan UMKM, karena pasalnya UMKM sangat membutuhkan modal usaha yang disalurkan oleh Bank. Kredit perbankan untuk UMKM saat ini terbilang masih kecil, yaitu di angka 19 persen. Perlunya sebuah terobosan atau strategi baru agar ada peningkatan kredit perbankan agar UMKM bisa tumbuh dengan lebih baik.

Sementara itu, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo optimis situasi perekonomian nasional akan meningkat seiring kepercayaan investor yang berbanding lurus dengan keamanan dan kondusivitas nasional usai Pemilu 2024, karena menurutnya stabilitas politik merupakan modal utama bagi pembangunan ekonomi nasional sekaligus modal utama stabilnya industri jasa keuangan. Maka dari itu, para elit politik dan pendukungnya diimbau untuk tidak melakukan tindakan yang membuat situasi menjadi tidak stabil dan menimbulkan ketidakpercayaan bagi para investor untuk berinvestasi di Indonesia.

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada awal perdagangan dibuka menguat tepat setelah pelaksanaan pemungutan suara dalam Pemilu 2024 berjalan dengan baik. Analis mata uang, Lukman Leong mengatakan bahwa pada awal perdagangan Kamis pagi, 15 Februari tepat setelah pelaksanaan Pemilu, rupiah dibuka meningkat 22 poin atau 0,14 persen menjadi Rp15.582 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.604 per dolar AS.

Lalu, dilihat dari sisi investasi, para ekonom lainnya ikut turut memprediksi kondisi perekonomian Indonesia khususnya kondisi pasar serta membandingkannya sebelum dan sesudah Pemilu. Ekonom Bank BCA, David Sumual mengatakan bahwa kondisi pasar obligasi maupun pasar modal setelah Pemilu akan bullish. Secara angka, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan yield obligasi juga diprediksi akan membaik. Menurutnya, dilihat dari historis di setiap tahun politik selalu menunjukkan dampak positif bagi IHSG. David menambahkan bahwa dengan adanya Pemilu maka PDB Indonesia akan ikut terdampak positif. Hal ini bisa dibuktikan dari kuatnya perputaran uang di sektor UMKM selama masa kampanye lalu, baik kampanye Capres-Cawapres maupun Calon Legislatif.

Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang baik, Indonesia perlu menjaga momentum positif melalui stabilitas politik, pertumbuhan berkelanjutan, perlindungan terhadap masyarakat khususnya masyarakat rentan, dan percepatan reformasi struktural. Meskipun tantangan ke depan tetap ada, perekonomian Indonesia mampu dan siap menghadapi dinamika global dengan langkah-langkah yang tepat dan terukur. Langkah-langkah inilah yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang bersumber dari Pemilu dan kondisi ekonomi global. Karena itu pula sinergitas dan koordinasi kebijakan fiskal dan moneter antara Pemerintah, BI, dan pihak-pihak terkait lainnya harus terus ditingkatkan untuk stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

)* Penulis adalah Pengamat Ekonomi Nusa Bangsa Institute.

Waspadai Hoaks dan Provokasi Pasca Pemilu, Semua Informasi Perlu Disaring

Oleh: Adiba Latief)*

Pasca Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, masyarakat seringkali menjadi rentan terhadap penyebaran hoaks dan provokasi yang bertujuan untuk mengganggu ketertiban dan memecah belah kesatuan bangsa. Sebagai warga negara yang cerdas dan bertanggung jawab, kita perlu memahami pentingnya waspada terhadap hoaks dan provokasi serta menyaring semua informasi yang kita terima.

Pasca Pemilu 2024, kekhawatiran tentang penyebaran hoaks dan provokasi semakin meningkat, sehingga penting bagi kita semua untuk tetap waspada dan bijak dalam menyikapi setiap informasi yang kita terima.

Salah satu bahaya terbesar dari hoaks dan provokasi pasca pemilu adalah potensi untuk memicu konflik sosial, memperkeruh suasana politik, dan merusak kepercayaan publik terhadap institusi demokrasi. Dengan media sosial dan teknologi digital yang semakin canggih, penyebaran hoaks dan provokasi dapat terjadi dengan cepat dan luas, menciptakan ketegangan dan polarisasi di antara masyarakat.

Pemerintah melalui aparat keamanan melakukan kegiatan rutin patroli mengunjungi para warga dalam rangka menjaga situasi pasca Pemilu 2024 tetap aman dan damai. Bhabinkamtibmas Polsek Kedung Polres Jepara, Aipda Slamet Sugiharto melaksanakan kegiatan sambang di desa binaan yaitu Desa Rau, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin para Bhabinkamtibmas Polsek Kedung dalam menjaga situasi Kamtibmas dan sebagai cooling system Pasca pemilu 2024 di desa binaannya masing–masing.

Aipda Slamet Sugiharto melaksanakan sambang guna menjaga situasi Kamtibmas di desa binaan masing – masing sekaligus sebagai cooling system Pasca Pemilu 2024 dengan menyampaikan sosialisasi / edukasi berita hoaks dan pesan-pesan Kamtibmas.

Ditempat terpisah, Kapolsek Kedung, Iptu Khazin Faiz menyampaikan kepada masyarakat diingatkan agar lebih teliti dalam menerima informasi dari internet atau media sosial, sebab internet maupun media sosial dapat memudahkan penyebaran informasi kepada masyarakat terkait politik dan pemilu, namun jika tidak digunakan dengan tepat justru bisa menyebabkan perpecahan di masyarakat, terlebih jika didalamnya terdapat hoaks, ujaran kebencian atau politisasi SARA.

Untuk itu lanjut Kapolsek, diharapkan agar tidak sembarangan membuat konten politik melalui media sosial terutama berasal dari sumber yang tidak kredibel yang menyebabkan disinformasi di media sosial. Di akhir Kapolsek mengimbau agar masyarakat menyampaikan kepada keluarga terdekat perihal sosialisasi / edukasi yang sudah disampaikan guna terciptanya kamtibmas yang kondusif Pasca Pemungutan Suara pemilu serentak tahun 2024.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Jateng Kombespol Satake Bayu menyatakan ada sejumlah konten hoaks yang kerap muncul saat Pemilu, Konten Hoaks tersebut, kata dia harus diwaspadai oleh masyarakat.

Pihaknya menghimbau masyarakat agar hati-hati terhadap informasi yang tidak benar atau menyesatkan, diharapkan masyarakat tidak menelan mentah-mentah segala informasi yang diterima baik dari media sosial maupun melalui pesan berantai, lakukan cek, ricek dan kroscek terhadap informasi yang didapatkan dan teruji validitasnya sebelum disebarluaskan.

Terkait adanya konten yang disebar luaskan melalui Medsos berkaitan dengan narasi yang bersifat Provokasi, Kombespol Satake Bayu menjelaskan bahwa ada mekanisme yang telah diatur mengenai hal tersebut. Misal berkaitan dengan pelanggaran maupun dugaan adanya kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu bisa dilaporkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) maupun melalui saluran yang telah disediakan oleh negara.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana turut juga mengingatkan masyarakat di daerah tersebut, untuk tidak menyebarkan hoaks pasca Pemilu 2024. Hal tersebut disampaikan perwira menengah lulusan Akpol 2002 itu menyikap banyaknya beredar konten-konten yang bersifat berita bohong.

Sementara itu, Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha mengatakan, guna menjaga kondustifitas pasca pemilu, anggotanya saat ini masih berjaga di lokasi masing masing Panitia Pemilihan Tingkat Kecamatan (PPK) dalam rangka mengawal surat suara hasil pemilu hingga bergeser ke tingkat Kabupaten.

Tak hanya aparat keamanan yang turut andil dalam menjaga situasi aman dan damai pasca pemilu, pers pun melakukan pencegahan mis/disinformasi pasca Pemliu 2024.  Gerakan periksa fakta kolaboratif CekFakta.com yang dikelola tiga organisasi pers: Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dan Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) merampungkan proses pemantauan mis/disinformasi selama hari pencoblosan 14 Februari 2024 dengan melibatkan lebih dari 100 media lokal dan nasional di seluruh Indonesia.

Sekjen AJI Indonesia, Ika Ningtyas, yang menjadi koordinator periksa fakta kolaboratif pada hari pemungutan suara menegaskan pentingnya aktivitas ini untuk membantu publik menyikapi proses pemilu. Setiap kali hari H coblosan biasanya diikuti hoaks yang menargetkan pemilih dan penyelenggara pemilu. Kita perlu memonitor juga jika ada disinformasi yang dapat menyebabkan konflik. Ketua Umum Mafindo, Septiaji Eko Nugroho, memastikan gerakan cekfakta di Indonesia juga bekerja sama intensif dengan masyarakat sipil yang mengawal proses pemilu dan lembaga penyelenggara pemilu seperti Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu.

Pasca Pemilu 2024, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan, stabilitas, dan persatuan bangsa. Dengan waspada terhadap hoaks dan provokasi, kita dapat membangun masyarakat yang lebih kuat dan resilient terhadap ancaman informasi palsu. Semua informasi perlu disaring dengan cermat sebelum dipercayai dan disebarkan, karena kebenaran adalah pondasi dari demokrasi yang sehat dan berkelanjutan.

)* Penulis merupakan Mahasiswa Komunikasi Politik

Penegakan Hukum Terhadap KST Ciptakan Papua yang Aman dan Damai

Oleh: Apertinus Yogi*

Penegakan hukum terhadap Kelompok Separatis dan Teroris (KST) di Papua merupakan langkah yang krusial dalam menjaga situasi yang aman dan damai di daerah tersebut. Tindakan penegakan hukum ini tidak hanya membawa pelaku keadilan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam ketakutan akan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok tersebut.

Alenus Tabuni alias Kobuter merupakan salah satu anggota KST Papua yang terlibat dalam berbagai tindak kekerasan, mulai dari pembakaran hingga penembakan yang mengakibatkan korban jiwa. Keberhasilan penangkapan anggota KST Papua seperti Alenus Tabuni merupakan bukti konkret dari upaya aparat keamanan untuk memberantas ancaman terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua. Langkah ini tidak hanya penting untuk menegakkan hukum, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan terhadap hak asasi manusia dan keamanan bagi seluruh warga Papua.

Tidak hanya itu, dalam penangkapan Epson Nirigi, seorang penyuplai amunisi dan senjata bagi KST, juga menunjukkan keseriusan aparat keamanan dalam memberantas sumber daya yang mendukung kelompok separatis bersenjata. Penangkapan Epson yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak tahun 2023 oleh Polres Nduga menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap anggota KST Papua tidak mengenal waktu dan tempat. Ini merupakan pesan yang kuat kepada seluruh anggota KST Papua bahwa mereka tidak akan terhindar dari hukum meskipun mereka bersembunyi di balik kegiatan sehari-hari.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2024, Kombes Pol Faizal Rahmadani, menekankan pentingnya penangkapan anggota KST Papua seperti Alenus Tabuni alias Kobuter dan Epson Nirigi sebagai bagian dari upaya untuk menegakkan hukum dan menjaga keamanan serta ketertiban di Papua. Pihaknya menegaskan bahwa tindakan tegas terhadap anggota KST yang terlibat dalam aksi kriminal, seperti pembakaran, penembakan, dan pemukulan, adalah langkah yang diperlukan untuk memastikan keamanan bagi masyarakat Papua. Dengan demikian, penangkapan mereka merupakan bukti konkret dari komitmen aparat keamanan, terutama Satgas Operasi Damai Cartenz, dalam menegakkan supremasi hukum di wilayah tersebut.

Selain itu, peristiwa perampasan logistik Pemilu oleh KST Papua di Kabupaten Intan Jaya menunjukkan betapa pentingnya penegakan hukum dalam mencegah gangguan terhadap proses demokrasi. Tindakan KST Papua yang merampas kotak suara dan melakukan kekerasan terhadap petugas Pemilu adalah ancaman serius terhadap stabilitas demokrasi di Papua. Oleh karena itu, penegakan hukum terhadap KST tidak hanya berkaitan dengan keamanan fisik masyarakat, tetapi juga dengan keberlangsungan sistem demokrasi yang adil dan berkeadilan.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan menyoroti tindakan KST Papua yang mencoba mengganggu proses demokrasi dengan merampas kotak suara dan menganiaya pegawai di Kabupaten Intan Jaya dalam rangka menggagalkan Pemilu 2024. Dalam pernyataannya, beliau menekankan bahwa tindakan tersebut tidak hanya mengancam keamanan masyarakat, tetapi juga mengganggu stabilitas politik dan demokrasi di wilayah tersebut. Dengan demikian, penangkapan dan penegakan hukum terhadap anggota KST yang terlibat dalam kegiatan tersebut menjadi sangat penting untuk memastikan berjalannya proses demokrasi yang aman dan lancar di Papua.

Upaya pemerintah melalui TNI-Polri dalam penegakan hukum di Papua sangat penting untuk memberikan keamanan dan kedamaian bagi masyarakat. Tindakan tegas terhadap anggota Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan situasi yang aman dan damai di wilayah tersebut. Kasus-kasus penangkapan anggota KST Papua seperti Alenus Tabuni alias Kobuter dan Epson Nirigi menunjukkan komitmen yang kuat dari aparat keamanan dalam menindak tegas pelaku kejahatan dan pemberontakan yang mengancam stabilitas daerah.

Tindakan kekerasan dan separatisme tidak akan ditoleransi oleh negara. Dengan menangkap dan mengadili para pelaku kejahatan ini, pemerintah melalui TNI-Polri menunjukkan keberanian dan keseriusannya dalam memastikan tegaknya supremasi hukum di wilayah Papua.

Langkah-langkah penegakan hukum ini juga diikuti dengan upaya-upaya pencegahan dan penindakan terhadap KST Papua yang berpotensi mengganggu proses demokrasi. Tindakan cepat dari aparat keamanan dalam menanggapi insiden tersebut menunjukkan komitmen yang kuat untuk melindungi proses demokrasi dan keamanan masyarakat Papua secara keseluruhan.

Dengan adanya kehadiran dan intervensi yang efektif dari aparat keamanan, diharapkan situasi keamanan di Papua dapat semakin terjaga dan memberikan rasa aman bagi masyarakat lokal serta pihak-pihak yang terlibat dalam proses demokrasi seperti penyelenggaraan Pemilu.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa upaya pemerintah melalui TNI-Polri dalam penegakan hukum terhadap anggota KST Papua menjadi langkah yang krusial dalam menciptakan situasi yang aman dan damai di Papua. Tindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan tersebut tidak hanya memberikan keadilan bagi korban-korban kejahatan, tetapi juga memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat luas serta menegaskan supremasi hukum di wilayah tersebut. Sinergi antara upaya penegakan hukum, pencegahan, dan dialog konstruktif diharapkan dapat membawa Papua menuju arah yang lebih stabil dan damai di masa mendatang.

*Penulis merupakan Mahasiswa Solo Asli Papua

Sabtu, 24 Februari 2024

Orang Asli Papua Dukung Aparat Keamanan Tindak Tegas KST

Oleh : Ronald Owens )*

Papua, sebuah provinsi yang kaya akan keindahan alam dan keberagaman budaya. Namun, di balik keindahan tersebut, terdapat masalah yang serius yang menghantui masyarakat Papua, yaitu Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua. KST Papua telah mengancam keamanan dan perdamaian di wilayah ini selama beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, Orang Asli Papua (OAP) mendukung terhadap penindakan tegas terhadap KST Papua untuk menjaga keamanan dan kedamaian di Papua.

Di tengah meningkatnya ketegangan di Papua, suara dukungan dari orang asli Papua terhadap langkah-langkah penindakan tegas terhadap KST semakin berkumandang. Meskipun penyelesaian konflik Papua masih menjadi topik yang kompleks, banyak warga Papua menunjukkan keinginan kuat untuk hidup dalam keamanan dan kemakmuran di bawah kedaulatan NKRI.

Orang Asli Papua adalah penduduk asli Papua yang memiliki hubungan erat dengan tanah leluhur mereka. Mereka hidup dalam harmoni dengan alam dan menjaga keberlanjutan lingkungan sekitar. Sebagai masyarakat asli Papua, mereka memiliki kepentingan yang sama dengan pemerintah dalam menjaga keamanan dan perdamaian di wilayah mereka.
 
Tindakan tegas terhadap KST Papua sangatlah penting untuk melindungi masyarakat Papua dari ancaman yang ditimbulkan oleh kelompok ini. KST Papua telah melakukan serangkaian aksi kekerasan, termasuk pembunuhan, perampokan, dan serangan terhadap aparat keamanan. Tindakan ini tidak hanya mengancam nyawa masyarakat Papua, tetapi juga menghancurkan pembangunan dan perkembangan di wilayah ini.

Kepala Suku Kamoro, Bernadus Yawa mengatakan bahwa masyarakat Papua sama sekali tidak menginginkan adanya kejahatan yang terus dilakukan oleh KST Papua. masyarakat hanya menginginkan hidup dengan penuh rasa nyaman dan aman. Oleh karana itu, masyarakat Papua mendukung penuh kepada seluruh jajaran aparat keamanan untuk menindak tegas terhadap KST Papua. Mendukung penindakan tegas terhadap KST Papua berarti mendukung penegakan hukum yang adil dan berkeadilan. Aparat keamanan harus diberikan kekuatan dan dukungan yang cukup untuk melawan KST Papua. Mereka harus dapat bertindak sesuai dengan hukum dan melindungi masyarakat Papua dari ancaman yang ada.

Senada dengan Bernadus Yawa, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Bambang Soesatyo mengatakan bahwa dirinya juga mendukung seluruh langkah dan tindakan yang dilakukan oleh Pemerintah melalui aparat keamanan dalam melakukan penindakan secara tegas terhadap gerombolan KST Papua. Namun, dalam melakukan penindakan tegas terhadap KST Papua juga harus dilakukan dengan bijak. Pemerintah harus memastikan bahwa tindakan tersebut tidak melibatkan pelanggaran hak asasi manusia atau diskriminasi terhadap masyarakat Papua. Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan transparan, dengan melibatkan semua pihak yang terlibat.

Dalam mendukung penindakan tegas terhadap KST Papua, masyarakat asli Papua juga dapat berperan aktif dalam memberikan informasi kepada aparat keamanan tentang keberadaan dan aktivitas kelompok ini. Mereka memiliki pengetahuan yang mendalam tentang wilayah ini dan dapat memberikan informasi yang berharga dalam melacak dan menangkap anggota KST Papua.

Tokoh adat Papua, Herman Albert Yoku juga mengatakan bahwa mengecam tindakan yang dilakukan oleh KST Papua yang dinilai banyak melanggar HAM dengan membunuh masyarakat sipil. Oleh karenanya, dirinya mendukung pemerintah dalam menindak tegas KST Papua. Keamanan dan perdamaian di Papua adalah tanggung jawab bersama. Masyarakat asli Papua, pemerintah, dan aparat keamanan harus bekerja sama untuk mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh KST Papua. Dengan dukungan penuh dari masyarakat asli Papua, penindakan tegas terhadap KST Papua dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.
 
Dengan adanya penindakan tegas terhadap KST Papua juga akan memberikan rasa aman dan damai bagi masyarakat Papua. Mereka akan dapat hidup tanpa rasa takut dan dapat berkembang dalam lingkungan yang aman. Pembangunan dan perkembangan di wilayah ini juga akan dapat berjalan dengan lancar, karena investasi dan bisnis tidak akan terganggu oleh kekerasan dan ancaman. Dalam menghadapi KST Papua, penting bagi masyarakat asli Papua untuk tetap bersatu dan solid. Mereka harus menolak segala bentuk kekerasan dan ekstremisme yang dilakukan oleh kelompok ini. Solidaritas dan persatuan akan menjadi kunci untuk mengatasi ancaman KST Papua dan membangun Papua yang aman dan damai.
 
Sebagai masyarakat asli Papua, Orang Asli Papua (OAP) memiliki tanggung jawab untuk melindungi wilayah mereka dari ancaman KST Papua. Dukungan mereka terhadap penindakan tegas terhadap KST Papua adalah langkah penting dalam menjaga keamanan dan perdamaian di Papua. Dengan bersatu dan solid, masyarakat asli Papua dapat mengatasi ancaman ini dan membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Dengan demikian, penindakan tegas terhadap KST tetap menjadi bagian dari strategi untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Papua, upaya-upaya dialog, rekonsiliasi, dan pembangunan terus diupayakan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perdamaian dan kemakmuran jangka panjang bagi semua warga Papua

)* Penulis adalah mahasiswa asal Papua tinggal di Yogyakarta

Mendukung Silaturahmi Pasca Pemilu Demi Jaga Persatuan Bangsa

Oleh : Arsenio Bagas Pamungkas )*

Pasca Pemilihan Umum 2024, Indonesia masih terjebak dalam dinamika politik yang memanas dan terkadang memecah belah. Namun, di tengah riuh rendahnya suasana politik, terdengarlah suara-suara yang berupaya meredam ketegangan tersebut. Salah satu langkah yang menonjol adalah silaturahmi antara tokoh-tokoh bangsa yang dianggap penting.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini memberikan isyarat melalui pertemuannya dengan berbagai tokoh, menegaskan bahwa silaturahmi semacam ini merupakan langkah awal untuk membangun kembali kestabilan dan kedamaian pasca pemilu. Dalam suasana yang masih panas pascapemilu, pertemuan-pertemuan semacam ini memberikan harapan bahwa bangsa ini dapat bersatu kembali di atas kepentingan bersama.

Pertemuan-pertemuan antara pemimpin politik, seperti yang terjadi antara Presiden Jokowi dengan tokoh-tokoh penting lainnya, tidak hanya sekadar seremonial, melainkan diharapkan dapat memberikan manfaat konkret bagi politik dan negara.

Dalam suasana yang masih terasa tegang pasca pemilu, dialog dan kolaborasi dianggap sebagai instrumen yang efektif dalam mencapai tujuan bersama. Melalui langkah-langkah seperti ini, terbuka peluang untuk membangun kembali kepercayaan antarpihak, memperbaiki kondisi politik yang terpecah belah, dan mengarahkan fokus pada upaya-upaya bersama untuk kemajuan bangsa.

Pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menjadi sorotan dalam agenda politik belakangan ini. Bahwa pertemuan ini bukanlah semata pertemuan biasa, melainkan merupakan awal dari upaya-upaya lebih lanjut untuk menciptakan kesepahaman dan kerjasama di antara berbagai pihak yang terlibat dalam dinamika politik bangsa.

Dalam pandangan Presiden, perannya sebagai jembatan menjadi sangat penting dalam menghubungkan berbagai kepentingan politik dan kepartaian. Dengan demikian, pertemuan ini bukanlah semata kebetulan, melainkan merupakan bagian dari upaya nyata untuk memperbaiki kondisi politik yang terpecah belah pasca pemilu.

Presiden Jokowi dengan tegas menyatakan bahwa pertemuan dengan Surya Paloh bukanlah sekadar seremonial, melainkan diharapkan dapat memberikan manfaat yang konkret bagi politik dan negara. Ini menunjukkan bahwa para pemimpin politik mulai menyadari pentingnya mengedepankan kepentingan nasional di atas segala kepentingan politik sempit yang mungkin mengikis keutuhan bangsa.

Pertemuan ini juga menggambarkan semangat silaturahmi kebangsaan yang semakin ditekankan sebagai sarana untuk mengatasi berbagai perbedaan dan perselisihan.

Adapun pertemuan antara Presiden Jokowi dan tokoh-tokoh bangsa lainnya, seperti yang disampaikan oleh Koordinator Staf Khusus Kepresidenan Arie Dwipayana, menunjukkan bahwa Presiden selalu terbuka untuk bersilaturahmi dengan para tokoh penting bangsa.

Ini adalah sikap yang patut diapresiasi, karena menunjukkan bahwa dialog dan kolaborasi dianggap sebagai instrumen yang efektif dalam mencapai tujuan bersama. Dalam suasana yang masih terasa panas pasca pemilu, langkah-langkah seperti ini memberikan harapan bahwa bangsa ini dapat bangkit melalui kerjasama dan persatuan.

Tidak hanya dalam konteks politik formal, namun juga dalam interaksi informal antar tokoh-tokoh bangsa, seperti yang terjadi dalam kunjungan Presiden Jokowi ke Keraton Kilen Yogyakarta.

Meskipun tidak secara eksplisit terkait dengan agenda politik formal, kunjungan ini menunjukkan bahwa silaturahmi antar pemimpin politik dan tokoh masyarakat adat memiliki dampak yang signifikan dalam membangun hubungan yang harmonis di antara berbagai lapisan masyarakat. Hal ini mencerminkan semangat persaudaraan yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

Dalam konteks yang lebih luas, silaturahmi antar tokoh bangsa merupakan cerminan dari semangat kebangsaan yang mengedepankan kepentingan bersama di atas segala kepentingan individu atau golongan.

Penting bagi kita untuk merenungkan dampak dan implikasi dari silaturahmi antar tokoh bangsa pasca pemilu 2024. Melalui pertemuan-pertemuan ini, tergambar semangat untuk menciptakan suasana yang lebih kondusif dan berpihak pada kepentingan nasional di atas segala kepentingan politik sempit.

Dengan mengedepankan dialog dan kolaborasi, diharapkan kita dapat mengatasi tantangan-tantangan yang dihadapi bersama dan membangun fondasi yang lebih kokoh untuk masa depan bangsa.

Lebih dari sekadar pertemuan formal, silaturahmi antar tokoh bangsa juga mencerminkan semangat persaudaraan dan solidaritas yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Dalam suasana yang masih terasa tegang dan penuh dengan polarisasi, langkah-langkah seperti ini memberikan contoh bahwa persatuan dan kesatuan bukanlah sekadar slogan kosong, melainkan prinsip yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

Mari kita bersama-sama meneruskan semangat silaturahmi antar tokoh bangsa untuk membangun negeri ini menjadi tempat yang lebih baik bagi semua. Dalam momentum pasca pemilu, mari kita tinggalkan belenggu-belenggu perpecahan dan bersatu dalam upaya mencapai cita-cita bersama.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kita yakin bahwa Indonesia akan mampu menghadapi berbagai tantangan dengan tegar dan meraih kemajuan yang lebih baik dalam bingkai persatuan dan kesatuan.

)* Penulis merupakan Kontributor Persada Institute

IHSG Kembali Naik, Investor Apresiasi Pelaksanaan Pemilu

Oleh: Dhita Karuniawati )*

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa yang baik, yakni mengalami kenaikan. Hal tersebut juga menjadi pertanda bahwa para investor senang dengan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Indonesia.

Tepat pada perdagangan sesi pertama di hari Jumat, 16 Februari 2024  lalu ternyata IHSG terpantau kembali mengalami penguatan angka, yang mana hal tersebut merupakan sebuah pertanda bahwa para investor masih cenderung menyambut dengan sangat baik adanya proses Pemilu 2024

Beberapa hari yang lalu, diketahui bahwa pada pembukaan perdagangan di sesi pertama itu, Indeks Harga Saham Gabungan mampu menguat hingga 0,47 persen ke posisi 7.337,82. Kemudian, selang 40 menit setelah pembukaan perdagangan di sesi satu, penguatan dari IHSG bahkan semakin bertambah dan melesat hingga angka 0,72 persen ke titik 7.356,2.

Dilaporkan pula bahwa nilai transaksi dari acuan saham Tanah Air itu dalam perdagangan sesi pertama hari Jumat 16 Februari 2024 sekitar pukul 09:40 Waktu Indonesia Barat (WIB) bahkan langsung mencapai 5,7 triliun Rupiah dengan melibatkan sebanyak 4,8 miliaran saham dan telah ditransaksikan sebanyak 332.712 kali.

Hasil penguatan akan IHSG tersebut merupakan salah satu respon yang diberikan oleh para penanam modal pada pasar Indonesia yang sepertinya merespon dengan sangat positif akan hasil sementara quick count sejauh ini, di mana pasangan calon (Paslon) Prabowo dan Gibran masih unggul.

Sebagai informasi bahwa hingga pukul 09:00 WIB, Jumat 16 Februari 2024 memang pasangan calon tersebut masih unggul dari hasil hitung cepat dengan rata-rata keunggulan mencapai 58 persen di sebanyak enam polling quick count.

Jika memang hasil hitung resmi nantinya dari pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak jauh berbeda dengan bagaimana hasil hitung cepat yang telah dilakukan saat ini, maka bida dikatakan pula bahwa Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024 ini hanya akan berlangsung pada satu putaran saja.

Sehingga dengan adanya Pemilu satu putaran itu para investor memang cenderung bergembira dalam menanggapinya karena mereka menilai bahwa ketidakpastian dari dalam negeri akan dapat berkurang sehingga sesegera mungkin dapat kembali ke kondisi yang stabil.

Menanggapi bagaimana kenaikan dari IHSG setelah dilakukan pemungutan suara dalam Pemilu dan sementara hasil quick count terus dilakukan, Analis dari PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan bahwa penguatan indeks saham Tanah Air itu diprediksi memang karena adanya euforia dari Pemilihan Umum yang sudah berlangsung dan sesuai dengan harapan para investor, yakni Pemilu akan berlangsung dalam satu putaran saja.

Bukan hanya itu saja, namun bagaimana negara dagang Indonesia yang masih saja menunjukkan angka surplus juga memberikan sentimen positif. Karena memang rilis data neraca perdagangan di Tanah Air terbilang surplus di angka 2,01 miliar US Dollar. Terlebih secara global memang saat ini indeks global juga secara mayoritas mengalami penguatan.

Adanya surplus pada neraca dagang itu ditopang oleh kegiatan ekspor non migas, seperti diantaranya batu bara, besi dan baja, serta produk CPO, di mana Indonesia sendiri secara keseluruhan juga telah mencatat surplus dalam 45 bulan beruntun.

Sementara itu, Pengamat Pasar Modal Desmond Wira mengatakan bahwa sentimen yang positif itu juga seiring dengan bagaimana pelaksanaan pesta demokrasi dan kontestasi politik di Indonesia yang relatif berjalan dengan aman, sehingga mampu berdampak pada IHSG pula. Para pelaku pasar juga menilai bahwa kepemimpinan yang baru akan bisa melanjutkan periode sebelumnya dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Pengamat dari Jasa Utama Capital, Andyka Pradana menjelaskan terdapat beberapa faktor mengapa IHSG mengalami penguatan secara cukup signifikan pada perdagangan setelah Pemilu 2024. Menurutnya sosok dari Prabowo Subianto dinilai menjadi salah satu alasan dari mengapa para investor mengapresiasi pasar saham.

Bukan tanpa alasan, pasalnya program dari Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka sendiri adalah secara garis besar akan melanjutkan program dari pemerintahan di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo sehingga banyak kebijakan yang dinilai tidak akan mengalami perubahan secara drastis.

Selain itu, penguatan akan pasar saham di Tanah Air itu juga dikarenakan sosok-sosok orang di belakang pasangan calon nomor urut 02 seperti diantaranya Erick Thohir, Boy Thohir, Aburizal Bakrie dan banyak lainnya yang memang memiliki perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sehingga hal tersebut jelas akan menjadi sentimen yang positif bagi emiten para pendukung Prabowo dan mampu menaikkan IHSG.

Bagaimana hasil sementara yang ditunjukkan dari berbagai macam lembaga survei melalui perhitungan cepat atau quick count yang menunjukkan keunggulan pasangan Prabowo dan Gibran sejauh ini dalam Pemilu 2024 ternyata menjadikan para investor senang karena stabilitas akan segera kembali sehingga mengakibatkan IHSG kembali mengalami kenaikan.

*) Kontributor Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia

Bappenas Libatkan Aparat Keamanan untuk Pemerataan Pembangunan Papua

Oleh: Alia Kayame *)

Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) melibatkan peranan aktif dari aparat keamanan untuk mewujudkan kesuksesan program Pemerintah Republik Indonesia (RI), yakni melakukan pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Nusantara hingga ke Tanah Papua.

Mengenai hal tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Tentara Nasional Indonesia (TNI) Maruli Simanjuntak mengaku bahwa pihaknya sudah sangat siap dan memiliki komitmen kuat untuk bisa dilibatkan dalam perumusan konsep pembangunan di berbagai hal, mulai dari infrastruktur, pembangunan masyarakat hingga menjaga keamanan di Bumi Cenderawasih.

Sejatinya, bagaimana posisi Pemerintah RI saat ini di Tanah Papua memang sudah sangat kuat meski masih saja ada beberapa serangan yang digencarkan oleh Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua. kemudian untuk porsi dari tugas TNI sendiri sebagian besar di Bumi Cenderawasih adalah sebagai pihak pengamanan akan program pembangunan.

Sejauh ini, dari pengamatan yang dilakukan oleh pihak TNI, salah satu yang menjadi persoalan mendasar yang juga terus memicu munculnya konflik di Provinsi paling Timur Tanah Air itu adalah karena kurangnya pemenuhan akan kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih dan listrik.

Kemudian mengetahui hal tersebut, sebenarnya pihak aparat keamanan juga telah melakukan upaya pendekatan secara informal dengan memperbaiki fasilitas dasar itu. Bahkan, upaya yang dilakukan tersebut juga telah mendapatkan apresiasi sangat tinggi dari masyarakat di Papua.

Bukan hanya dari pihak TNI saja, namun Kepolisian Negara Republik Indonesia juga memiliki sumbangsih yang besar atas keberhasilan pemerataan pembangunan yang selama ini terjadi di Bumi Cenderawasih dengan upaya mereka untuk menjaga keamanan di sana, khususnya terhadap kehadiran atau aksi KST.

Bahkan pihak Polri melakukan perpanjangan pada Satuan Tugas di wilayah Papua, yakni Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz sebagai program dari Markas Besar (Mabes) Polri untuk memberikan keamanan di seluruh Tanah Papua atas ancaman gerombolan separatis tersebut.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan kepada seluruh anggotanya yang terlibat pada Operasi Damai Cartenz untuk terus memastikan supaya tidak terjadi gangguan akan keamanan dan ketertiban di masyarakat (Kamtibmas) di Papua.

Pihak aparat keamanan dari pasukan gabungan TNI, Polri hingga Badan Intelijen Negara (BIN) memang sampai saat ini terus menjadi barisan di garis terdepan untuk mengawal seluruh kesuksesan program pembangunan dan pemerataan oleh Pemerintah RI di wilayah Papua. Kehadiran aparat keamanan paling utamanya adalah untuk melakukan penegakan hukum terhadap siapapun yang melakukan gangguan di sana.

Pelaksanaan seluruh program pemerataan pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah RI di Bumi Cenderawasih memang harus terus dikawal dan disukseskan, termasuk salah satunya adalah program khusus pemekaran wilayah melalui keberlakuan pengembangan Daerah Otonomi Baru (DOB) sebagai bukti keseriusan dan hadirnya negara untuk memperhatikan nasib masyarakat orang asli Papua (OAP).

Keamanan di seluruh wilayah Papua merupakan hal yang sangat penting untuk terus dijaga dalam upaya memajukan pemerintahan dan membangun atau menciptakan pemerataan di Bumi Cenderawasih. Maka dari itu, pihak aparat keamanan TNI, Polri hingga BIN terus dioptimalkan untuk mencegah adanya berbagai potensi gangguan yang mungkin saja bisa terjadi dari KST.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Bappenas juga memiliki komitmen sangat kuat untuk terus mengoptimalkan potensi ekonomi biru berkelanjutan di Papua. Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN atau Bappenas, Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan bahwa ekonomi biru memang sangat berpotensi bagi pembangunan di Bumi Cenderawasih, yang mana hal itu telah sejalan dengan target transformasi ekonomi dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) tahun 2025 hingga 2045.

Menurutnya potensi akan ekonomi bitu sangat luar biasa, sehingga optimalisasi hal tersebut di Papua akan terus didorong dan diharapkan mampu memberikan kontribusi yang konkret, yang mana tidak hanya sebatas pada penjualan ikan laut saja, namun juga melakukan hilirisasi sumber daya laut berkelanjutan dan inklusif.

Bappenas juga mendorong adanya kolaborasi lintas sektor untuk semakin mengoptimalkan ekonomi biru itu, sehingga banyak sekali langkah strategis dilakukan, bukan hanya pada penjualan hasil laut saja, namun mencakup beragam peluang inovasi ekonomi seperti bioteknologi, wisata bahari hingga digitalisasi kekayaan alam.

Upaya percepatan pemerataan pembangunan di Papua juga dilakukan oleh Bappenas melalui Bappeda leway adanya pelatihan anaslisis perencanaan dan kebijakan pembangunan. Direktur Regional III Kementerian PPN, Ika Retna Wulandary menjelaskan bahwa adanya pelatihan itu merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan percepatan pembangunan di Bumi Cenderawasih.

Pemerintah RI melalui Kementerian PPN atau Bappenas memang selama ini terus berupaya mewujudkan dan menyukseskan pemerataan pembangunan di Papua bahkan melalui berbagai langkah termasuk optimalisasi peran Bappeda hingga optimalisasi ekonomi hijau. Tidak ketinggalan pula, mereka melibatkan peranan aktif aparat keamanan TNI dan Polri untuk mendukung dan membantu upaya pemerataan pembangunan itu berjalan dengan lancar.

)* Penulis merupakan aktivis Papua

Ad Placement

kabar luar negeri

booming

kabar dalam negeri